Kode

Jumat, 15 Februari 2013

Visi & Misi SMA Negeri 2 Mejayan




VISI :

TERCIPTANYA GENERASI YANG INOVATIF BERORIENTASI PADA LINGKUNGAN, CERDAS, TERAMPIL, TAQWA SERTA BERIMAN

MISI :
  1. Melaksanakan pembelajaran dengan disiplin dan efektif.
  2. Mendidik melatih dengan penuh percaya diri saling mempercayai.
  3. Membudayakan bersih, rapi, ramah dan tanggap pada lingkungan.
  4. Mengutamakan koordinasi dan konsilidasi.
  5. Menerapkan managemen terbuka dengan melibatkan warga sekolah.
  6. Memotivasi peserta didik, mengenal, memahami diri untuk mengembangkan potensi.
  7. Memasyarakatkan sikap perilaku edukatif dan religius.


Tips Belajar Asyik

Belajar Asyik????

Yah pasti bisa donk! Udah jadi kebutuhan bagi semua orang (bukan hanya pelajar aja!). Tapi, apa kalian tahu, kalau tipe cara belajar masing-masing orang itu berbeda-beda. Dari buku yang pernah saya baca, bahwa tiap orang memiliki karakter berbeda dari proses belajar. Jadi, coba simak dulu tipe belajar orang menurut DePorter dan Hernacki adalah:

  1. Karakteristik perilau cara belajar auditorial. Ini ditandai ciri-ciri perilaku: belajarya mesti di tempat yang tenang sebab ia mudah terganggu oleh keributan, lebih senang mendengarkan dan mengingat apa yang didiskusikan daripada apa yang dilihat, jika membaca lebih senang membaca denagn suarea keras, berbicara fasih, berdiskusi dan menjelaskan sedetail-detailnya dan panjang deh.
  2. Karakteristik cara belajar kinestetik, ditandai ciri-ciri perilaku: kalau lagi ngobrol maunya dekat-dekat, belajar sambil praktek langsung atau memahami dan mengingat sesuatu dengan cara berjalan atau melihat langsung, menggunakan jari untuk menunjuk kata yang dibaca ketika membaca, banyak menggunakan bahasa tubuh, tidaka dapat duduk diam di suatu tempat, syulit membaca peta, menyukai kegiatan yang menyibukkan.
  3. Karakteristik belajar visual. Ditandai dengan ciri-ciri berdasarkan asosiasi visual, memiliki kemampuan mengeja huruf dengan sangat baik, belajar dimana aja ngak kenal yang namanya keributan atau suara berisik ketika sedang belajar, kutu buku, lebih suka membaca daripada dibacakan, maunya dijelaskan sejelas-jelasnya apa yang sedabg dibahas, lebih suka mendemonstrasikan sesuatu daripada mengatakanya didepan orang.
Nah, sudah jelas bukan??? Ehm, kamu tipe belajar yang bagaimana? Mungkin kamu memiliki tipe belajar lebih dari satu karakter?? Ah, itu tidak apa-apa. Yang penting kamu sudah tahu tipe belajar kamu bagaimana.


Karena kalian sudah tahu, ttioe kalian belajar seperti apa?! Coba baca lagi tips berikut ini.
Dalam belajat ada baiknya jika kalian,

  1. Niat, dimana-mana kalau kita emang udah niat mau belajar pasti hasilnya lebih memuaskan.
  2. Planning, coba yah tuk segala sesutu itu lebih teratur dengan adanya perencanaan. Agar waktu belajar kamu tidak pernah terganggu.
  3. Rajin membaca, menulis, mendengar dan menjelaskan. Coba saja deh, pasti hasilnya lebih lagi.. Karena dengan membaca dapat menambah pengetahuanmu, dengan menulis dapat mengatur kerja otakmu agar lebih terstruktur, dengan mendengar kamu dapat memilah dan menyeimbangkan mata dan telingamu. Sudah itu, bila sudah bisa ketiganya, coba jelaskan apa yang kamu elajari kepada orang. Disamping hasil beljae kamu lebih memuaskan, kamu juga senag khan bisa mengajar orang lain?!
  4. Kejar ilmu bukan nilai. Kata guru bahas Inggris saya, sebenarnya ketika kalian ujian sebaiknya usahalah untuk mengerti. Bukan mencari-cari nilai yang tinggi. Buat apa bangga dengan hasil orang lain? dikemudian hari pasti kita bakal nyesel cuma cari-cari nilai aja kita sekolah.

Yuk belajar........... Mudah-mudahan kita dapat hasil yang lebih baik


Kesehatan


Sholat Tahajud Sebagai Terapi Berbagai Penyakit (Dimensi Psikoneuroimunologi sholat)

Taukah apa kita itu Psikoneuroimunologi?

Tahukah juga bahwa ternyata sholat bisa menjadi terapi berbagai penyakit? Yah, bagi sebagian orang mungkin akan kaget dengan judul yang saya tulis. Namun, percayalah, bahwa ini memang benar adanya dan telah dibuktikan secara ilmiah efek sholat terhadap kesembuhan penyakit.
Secara sederhana Psikoneuroimunologi dapat diartikan sebagai bentuk kekebalan tubuh yang didapat dari kondisi psikologi dan keadaan jiwa seseorang. Atau bisa juga diartikan sebagai hubungan antara keadaan otak/ saraf, pkisis dan kekebalan tubuh seseorang. Jadi, secara Psikoneuroimunologi kesehatan seseorang akan terganggu ketika ada gangguan pada aspek psikologis.

WHO (World Health Organization) mendefinisikan sehat sebagai suatu keadaan sejahtera secara fisik, jiwa, sosial dan ekonomi. Sedangkan teori lama tentang timbulnya penyakit menyatakan bahwa suatu penyakit akan muncul jika terdapat gangguan pada salah satu atau lebih aspek dari segitiga berantai. Segitiga tersebut meliputi Host, agent dan environment yang bisa digambakan sebagai segitiga yang erdiri dari : host-Agent- environment
Artinya seseorang akan sakit jika keadaan tubuh sedang ada gangguan, ada agen penyebab penyakit, atau/dan adanya lingkungan yang mendukung pada timbulnya penyakit. Teori lama ini kurang memperhatikan factor psikologi sebagai penyebab timbulnya penyakit. Berbeda dengan teori baru yang dikemukakan Prof. Dr. H.M Sholeh Drs.MPD.PNI dalam seminarnya di UNISULA (20 Desember 2008). Beliau menyebutkan bahwa etiologi (penyebab) timbulnya penyakit ada lima, yaitu: pola piker, pola makan, pola laku, pola lingkungan (missal radiasi), serta kehendak Alloh SWT. Beliau juga menyebutkan bahwa pada dasarnya sumber dari berbagai penyakit adalah factor ketidakikhlasan dan kesombongan
yang bercokol di hati. Orang yang sombong, dengki dan tidak ikhlas cenderung lebih rentan terhadap stress. Sementara itu jika kita stress tubuh kita akan mengeluarkan Hormone cortisol, yaitu suatu hormone yang dihasilkan oleh cortex adrenal (suatu kelenjar yang berada di ginjal bagian atas) dan hanya akan keluar jika kita stress. Cortisol akan menyebabkan protein dari berbagai jaringan smidal otot dsb-kesuali protein pada hati- dilepaskan untuk kemudian diubah lagi menjadi glukosa. Cortisol yang meningkat menyebabkan penurunan sel-sel makrofag, basofil, ionofil dll dalam tubuh, dimana sel-sel tersebut pada dasarnya berfungsi `memakan` sel-sel abnormal dalam tubuh. Jika sel-sel tadi jumlahnya semain turun, maka diprediksi apa yang akan terjadi, yaitu peningkatan sel abnormal dalam tubuh yang manifestasi aikhirnya adalah akan timbul suatu penyakit. Secara ringkas, Ganner dalam BiokimiaHarper menyatakan bahwa kortisol menekan system imun (pertahanan tubuh) yang menyebabkan seseorang rentan terhadap penyakit.

Psikoneuroimunologi Dari Segi Sains
Modifikasi system imun pada saat stress Seperti yang telah dibahas di atas, bahwa ketika kita stress akan terjadi gangguan pada sel-sel tubuh kita, yang secara skematis bisa digambarkan sebagai berikut:
Stress

peningkatan hormone cortisol penurunan sel makrofag
(pemakan sel-sel abnormal) peningkatan sel abnormal
pertumbuhan myoplasma (tumor atau kanker) dan penurunan tingkat
kekebalan.
Sekedar catatan, 1 sel makrofag akan memakan > 20 sel abnormal dalam tubuh. Ini berarti jika ada 10 saja sel makrofag yang turun, maka akan ada 200 sel abnormal yang muncul dalam tubuh kita. Perbandingan yang cukup tajam, bukan?

Hubungan Kortisol dengan Tahajud
Kortisol dikeluarkan oleh kelenjarnya secara periodic, sehingga membentuk suatu irama yang disebut sebagai `Irama sirkadian`. Kadar kortisol tertinggi dicapai setelah tengah malam (dini hari) hingga siang hari. Pertanyaannya adalah bagaimana cara kita menurunkan kadarnya secara umum sehingga kita sehat dengan kekebalan yang tinggi? Kuncinya adalah: Tahajud!
Padasaat kita sholat tahajud, maka kita terbawa pada suatu kondisi emosional yang stabil. Kita akan lebih rileks dan kondisi psikologimenjadi lebih tenang. Penelitian yang dilakukan oleh Prof. Sholeh terhadap 41 responden siswa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya menunjukkan bahwa pada pengamal sholat tahaud, kadar hormone kortisol relative stabil dan relative lebih rendah. Ketika diuji kadar system imunnya, diperoleh hasil yang bermakna pada uji statistic dalam kelompok tersebut. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa sholat tahajud berpengaruh terhadap peningkatan respon ketahanan tubuh imunologik. Sholat tahajud yang dilaksanakan secara kontinyu (terus menerus/ berkesinambungan), khusyuk dan ikhlas mampu menumbuhkan persepsi dan motivasi positive dan memperbaiki suatu mekanisme tubuh dalam mengatasi perubahan yang dihadapi atau beban yang diterima. Dengan sholat yang lama, maka sel makrofag mencapai maksimal dan akan memakan sel abnormal lebih banyak.Prof. Sholeh juga menyebutkan bahwa dengan sholat tahajud selama 2 bulan, akan menurunkan kadar kortisol, meningkatkan jumlah makrofag, basofil, ionofil dll, menurunkan jumlah sel abnormal dan akhirnya penyakit dapat sembuh. InsyaAlloh…
Jadi, marilah bersama-sama menunaikan tahajud agar hidup kita bisa lebih sehat, baik lahir maupun batin. Ayo!

Cerpen Kehidupan



UANG SPP


Di sebuah desa, hiduplah sebuah keluarga kecil. Yang terdiri dari seorang Ibu dan dua orang anak. Mereka bertiga tinggal di sebuah gubug yang sederhana. Ibu Tiyem itu hidup tanpa seorang suami, karena telah meninggal dunia beberapa tahun lalu. Dan hanya hidup bersama dengan kedua anaknya yaitu Ali dan Ani. Mereka berdua kini sedang menimba ilmu di sekolah. Ali yang sekarang duduk di bangku kelas 2 SMP dan adiknya Ani duduk di kelas 5 Sekolah Dasar. Mereka setiap pagi pergi ke sekolah dengan berjalan kaki. Jarak antara rumah ke sekolah mereka sekitar 1,5 km.Sedangkan Ibu mereka, Ibu Tiyem hanya bekerja sebagai buruh cuci yang tidak menentu. Sekarang ini Ibu Tiyem harus menjadi tulang punggung keluarganya, semenjak ditinggal oleh sang suami tercinta.

          Suatu pagi, saat Ali dan Ani sedang bersekolah, Ibu Tiyem berangkat menuju rumah tempat biasanya Ibu Tiyem bekerja. Disana Ibu Tiyem bekerja mencuci pakaian tetangga yang biasa menjadi langganan Ibu Tiyem. Pada saat selesai menjemur pakaian walaupun tinggal 3 helai pakaian, Ibu Tiyem mendadak pusing kepala dan meminta izin kepada Ibu Mina, sang pemilik rumah untuk pulang kerumah. “Bu Mina, saya mau minta izin pulang, kepala saya mendadak pusing sekali !”tanya Ibu Tiyem. “Oh, ya silakan.” jawab Ibu Mina. “Tetapi tadi masih ada 3 helai pakaian yang belum saya jemur Bu !” tanyanya kembali. “Oo, nggak apa-apa kok bu, nanti biar saya sendiri yang menjemurnya.” jawab kembali Ibu Mina. Akhirnya Ibu Tiyem pulang kerumah dan langsung beristirahat agar sakit kepalanya sembuh.

           Hari sudah menunjukan siang hari yang terik, Ali dan Ani langsung pulang kerumah. Di rumah, mereka berdua tidak menduga bahwa ibunya sedang berbaring di kamar. Mereka pun bingung kenapa ibunya tampak pucat sekali. “Ibu kenapa ?” tanya Ali. “Kepala ibu pusing nak, saat sedang bekerja di rumah bu Mina tadi !” jawab Ibu Tiyem. Kemudian Ali menyuruh Ani untuk membelikan obat sakit kepala ke warung sebelah. Dan setelah itu diberikan kepada ibunya untuk diminum. Ibunya bertanya “Kalian berdua sudah makan siang apa belum ?”. “Belum Bu.” Ani menjawab. “Ibu tadi belum masak, karena kepala ibu sangat pusing.” ujar ibunya. “Nggak apa-apa kok Bu, nanti biar Ani dan kakak masak sendiri.” jawab Ani.

           Kini Ibu Tiyem sering sakit-sakitan. Hal ini menyebabkan Ibu Tiyem tidak bisa bekerja lagi. Sementara di sekolah, Ani diharuskan membayar uang SPP oleh gurunya, namun Ani menjawab bahwa ibunya belum memiliki uang untuk membayar. Ani diberi kesempatan 2 hari untuk melunasi uang SPPnya, jika dalam dua hari itu ia tidak dapat membayar, maka sekolah terpaksa mengeluarkannya dari sekolah. Saat pulang kerumah hati Ani sangat sedih bila tidak dapat bersekolah lagi. Dirumah, Ani memberitahu kakaknya bahwa ia harus segera melunasi uang SPP. “Kak, besok lusa Ani harus segera membayar uang SPP Ani, jika tidak Ani akan dikeluarkan dari sekolah ! Bagaimana ini, Kak ?” Tanya Ani kepada kakaknya. “ Iya dik, akan kakak usahakan uang untuk membayar SPP kamu.” jawab Ali menghibur.

           Ali mencari jalan keluar, untuk mendapatkan uang. Ia berinisiatif untuk bekerja menjadi tukang semir sepatu sepulang sekolah, dan hasil bekerjanya nanti akan digunakan untuk melunasi uang SPP Ani. Suatu hari sepulang sekolah Ali menyiapkan beberapa alat semir untuk dibawanya bekerja. Setelah semuanya siap Ali langsung berangkat untuk mencari uang dengan menjadi tukang semir sepatu keliling. Hari sudah menandankan malam hari, sedikit demi sedikit uang yang Ali kumpulkan semakin banyak, dan Ali pun langsung pulang kerumah.

Keesokan harinya,
            Ali dan Ani mempersiapkan perlengkapan sekolah. Tak lupa Ali memberikan uang hasil kerjanya kemarin kepada adiknya, Ani. “Dik, ini uang untuk melunasi SPP kamu yang belum lunas !” ujar Ali sambil menyerahkan uang kepada Ani. “Terima kasih sekali Kak, kakak memang kakak Ani yang sangat pengertian.”jawab Ani dengan hati senang.

            Kemudian mereka berdua berpamitan kepada ibu mereka, ibu Tiyem untuk berangkat ke sekolah. Ibu Tiyem sangat terharu sekali dengan perjuangan Ali yang berusaha mencarikan uang untuk membayar uang SPP adiknya. “Bu, kami berdua mau berangkat ke sekolah !” sapa Ali dan Ani sambil mencium tangan ibunya. “Iya nak, hati-hati di jalan. Semoga kalian menjadi anak yang pintar dan patuh kepada orang tua !” jawab ibu Tiyem dengan perasaan terharu, melihat anak-anaknya berpamitan untuk pergi ke sekolah bersama.

            Pada akhirnya kondisi ibu Tiyem berangsur membaik dan keluarga ibu Tiyem mendapatkan uang dan sembako dari beberapa tetangganya yang merasa simpati atas kondisi keluarga ibu Tiyem saat ini. Dan kehidupan keluarga ibu Tiyem semakin membaik dan segala kebutuhan dapat tercukupi atas bantuan dari tetangganya yang sangat baik. Kini Ali dan Ani dapat bersekolah tanpa harus memikirkan biaya sekolah mereka. Sehingga mereka dapat menjadi anak yang pandai guna untuk meraih cita-cita yang mereka impikan selama ini.

Unsur-unsur Intrinsik Cerpen :

♣ Tema         : Pengorbanan seorang kakak terhadap adiknya
♣ Alur           : Alur maju
♣ Tokoh        : 1). Ibu Tiyem       : sabar menghadapi kehidupan, baik dan sayang kepada anak.
                         2). Ibu Mina         : baik dan ramah tamah
                         3). Ali                  : baik hati, patuh terhadap orangtua, pengertian dan penyayang
                         4). Ani                 : baik hati, patuh kepada orangtua, dan sabar
                         *). Semua tokoh dalam cerita tersebut ialah protagonis
♣ Setting       : 1). Latar Waktu   : - Pagi hari
                                                        - Siang hari
                                                        - Petang (menjelang malam hari)             
                         2). Latar Tempat  : - Rumah ibu Mina
                                                        - Rumah ibu Tiyem
                                                        - Sekolah Ani
                         3). Latar Suasana  : - Mengharukan
                                                         - Menyedihkan
                                                         - Menyenangkan
 Sudut pandang   : Orang kedua
♣ Amanat               : - Tetaplah sabar meskipun kita sedang dalam cobaan
                                   - Kita harus berusaha jika mengalami permasalahan
                                   - Kita harus hormat dan patuh kepada orang tua

Created by Dimas Ariyadi/XB


           

Kamis, 14 Februari 2013

10 Tips Internet Sehat & Online Aman





Jika kamu bagian dari generasi Y, maka kehidupanmu sehari-hari adalah seputar Twitter, Facebook, googling, dan sejenisnya. Terus terkoneksi ke dunia maya membuat potensi ancaman keamanan internet juga makin tinggi. Sebuah studi menyatakan Ahwa hanya 31% saja generasi Y yang cukup sadar akan isu keamanan di komputer. Prioritas generasi ini adalah entertainmen dan bergaul, bukan masalah keamanan. Siapakah generasi Y? Ini adalah yang lahir di awal tahun 1980-an sampai 1995.

Berikut ada 10 tips untuk generasi Y agar dapat bersosialisasi aman di dunia maya:

1. Kembali ke dasar


Berikut tips yang terdengar simpel, yakni update sistem operasi komputer dan pasang software antivirus. Tidak sulit memang, namun sering malas dilakukan para generasi Y, sebab terlalu asik bergaul.

2. Jangan keasikan klik

Karena terlalu ingin ikut tren, generasi Y sering tergoda asal klik link yang masuk ke inbox mereka. Padahal lebih dari 9500 situs berbahaya terdeteksi olehh Google setiap harinya. Jika asal klik, kemungkinan bisa menyasar ke situs ini.

3. Perhatikan pada perubahan terkecil

Sedikit saja perubahan terjadi pada aturan social media, maka akan berefek besar. Misalnya ini bisa mengubah alamat emailmu menjadi@facebook.com, dan kamu tidak menyadarinya. Padahal dengan begitu bisa mengundang spammer. Coba perhatikan detil kecil seperti itu dan aturlah setting Pribadi.

4. Masalah password

Banyak generasi Y yang meremehkan password. Mereka membuat password dari nama belakang, nama orang tua, alamat rumah, tanggal lahir, dan seterusnya. Padahal itu sangat mudah ditebak. Buatlah password yang terdiri dari minimal 8 karakter, dan kombinasi dari angka dan huruf.

5. Software keamanan wajib!

Khususnya buat pecandu games yang jumlahnya banyak sekali di generasi Y, wajib memasang software keamanan. Sebab games pun berisiko terkena virus, dan pastinya kamu tidak mau komputer terkena virus dan tak bisa main games lagi, bukan?

6. Hindari software bajakan

Solusi teraman adalah jangan pernah pakai situs P2P untuk mengunduh software bajalan. Ini sangat berisiko, kecuali kamu membaca lebih dulu peringatan yang tertera di situ situ. Namun tetap saja berisiko, dan bersiaplah mendapatkan risikonya.

7. Waspada dengan serangan di social media

Para kriminal cyber mengincar situs social media sebagai target serangan, sebab tahu itu adalah situs yang sedang diminati banyak user. Maka jagalah privasimu di social media, jangan mengumbar data dan foto pribadi, sebab sangat mudah dimanfaatkan.

8. Hati-hati memilih teman
Mudah sekali generasi Y berteman, dan selalu mudah percaya. Maka tak heran banyak yang jadi korban penipuan. Jangan mudah percaya dengan orang yang bukan dari lingkaran pertemananmu, kecuali ia dapat membuktikan bahwa ia bukan penipu. Banyak predator dunia maya yang mengincar generasi Y, sebab mereka kadang terlalu euphoria bergaul di internet.

9. Hati-hati mengunduh video


Generasi Y adalah kelompok usia yang paling sering menonton video online dan mengunduhnya. Berhati-hatilah pada virus yang bisa saja terdapat di dalam video itu. Unduhlah video hanya dari sumber yang terpercaya.

10. Waspada saat di area Wi-Fi

Area yang ber-Wi-Fi, apalagi gratis, adalah area yang paling disukai generasi Y. Tapi jangan lupa dengan setting-an keamanan di laptop atau tablet PC-mu. Sebelum terkoneksi, pastikan bahwa sumber Wi-Fi itu cukup aman. Pakailah Virtual Private Network. Sebab ada saja cybercriminal yang sengaja memasang jebakan dengan membuka akses Wi-Fi gratis, padahal mereka sedang mencari mangsa.

source : http://ictwatch.com/internetsehat

                                            

10 HAL SEPELE YANG DAPAT RUSAK OTAK


                                           

Otak adalah organ tubuh yang paling vital dan penting bagi kelangsungan hidup manusia. Jika manusia diibaratkan sebuah komputer, otak adalah prosesornya. Tapi tanpa disadari, setiap harinya otak bisa mengalami kerusakan dari kebiasaan hidup sehari-hari.

Otak manusia terdiri lebih dari 100 miliar saraf yang masing-masing terkait dengan 10 ribu saraf lain. Otak adalah organ tubuh vital yang merupakan pusat pengendali sistem saraf pusat.

Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi, ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya.

Otak adalah penyalur energi terbesar bagi tubuh. Meski ukuran otak hanya sebesar 2 persen dari keseluruhan berat badan manusia, tapi seluruh kegiatan tubuh dikontrol olehnya. Artinya jika berat badan seseorang 60 kg, maka berat otaknya sekitar 1,2 kg. Hampir 75 persen otak manusia terdiri atas air.
tidak penyakit-penyakit yang merusak otak pun bisa
berikut ini 10 kebiasaan sepele yang menyebabkan otak menjadi rusak, yaitu :

1. Tidak sarapan
Mereka yang tidak sarapan akan memiliki kadar gula darah yang rendah. Hal ini akan memicu ketidakcukupan nutrisi pada otak padahal otak butuh nutrisi yang cukup untuk tetap bisa bekerja. Akibat kurang suplai nutrisi terutama glukosa, akhirnya kemampuan otak akan cepat menurun.

2. Makan berlebihanSikap yang terlalu berlebihan bisa mengeraskan pembuluh darah di otak yang akhirnya dapat menurunkan kekuatan mental.

3. Merokok
Semua orang tahu merokok itu tidak baik untuk kesehatan dan ada banyak dampak buruk yang dihasilkan bagi organ tubuh jika merokok. Khusus untuk organ otak, merokok bisa menyebabkan otak menyusut dan memicu penyakit pikun atau Alzheimer. Sel-sel saraf akan menyusut pada bagian hippocampus dan korteks depan yang berfungsi menyimpan ingatan.

4. Konsumsi gula berlebih
Terlalu banyak mengonsumsi gula akan mengganggu proses penyerapan protein dan nutrisi sehingga tubuh akan mengalami kekurangan gizi (malnutrisi) dan akhirnya mengganggu perkembangan otak.

5. Polusi udara
Otak adalah organ yang mengonsumsi oksigen paling banyak dari tubuh. Menghirup udara yang penuh polusi akan mengurangi suplai oksigen ke otak dan akhirnya mengurangi efisiensi otak dalam bekerja.


                              
6. Kurang tidur
Tidur akan membuat otak berisitirahat. Kekurangan tidur dalam jangka waktu lama sama saja dengan membunuh sel otak perlahan-lahan karena otak terus dipaksa untuk tetap menyala padahal otak juga butuh istirahat.

7. Menutup kepala saat tidur
Tidur dengan kepala ditutup bantal misalnya, akan meningkatkan konsentrasi karbondioksida ke otak. Saat bernafas dengan kepala tertutup, karbondioksida hasil bernafas akan masuk kembali ke dalam tubuh dan hal itu sangat berbahaya.

8. Tetap bekerja dalam keadaan sakitMemaksakan diri untuk bekerja atau belajar dalam kondisi sakit sangat tidak baik untuk otak dan akan merusak sel-sel otak.

9. Jarang berbicara

Percakapan akan membantu seseorang untuk terus mengaktifkan sel-sel otaknya, apalagi percakapan yang berbau intelektual. Orang yang jarang berbicara akan membiarkan sel-sel otaknya mati perlahan-lahan karena tidak pernah mengaktifkannya.

10. Jarang menstimulasi pikiran

Berpikir adalah cara paling baik untuk melatih otak. Kurang menstimulasi otak dengan berbagai hal akan menyebabkan otak menyusut. Sel-sel otak akan mati karena tidak ada sesuatu yang membuat otak berkembang.

Penyakit yang berhubungan dengan otak antara lain ketidak mampuan berkomunikasi (Asperger syndrome), trauma atau kerusakan batang otak (traumatic brain injury), keterbelakangan mental (Down syndrome), epilepsi, autisme, ganguan kejiwaan (psychiatric disorders), penyakit disorientasi otak (Alzheimer), kelainan otak kronis yang mengganggu pergerakan (Parkinson), kelumpuhan (Paralyses), kerusakan atau kematian sebagian otak (partial brain degenerative disorder), Szhizoprenia dan lainnya.

Pengobatan yang biasa diterapkan untuk penyakit-penyakit otak adalah menggunakan obat-obatan dan terapi psikis. Tapi kini peneliti dan para ilmuwan sedang giat mengembangkan teknik pengobatan terapi gen dan stem cell yang diyakini dapat memperbaiki neuron atau bagian otak yang telah rusak atau mati.

Selain itu, pengembangan virus tertentu yang telah dimodifikasi secara molekular juga menjadi alternatif baru yang sedang duji peneliti. Virus yang telah dilemahkan ini kemudian diinjeksi ke pasien dan selanjutnya akan bermanfaat memperbaiki sistem saraf yang rusak.

Sumber: http://situsaja.blogspot.com

LANGKAH PENCEGAHAN GLOBAL WARMING


14 Langkah Yang Harus Ditekankan dan Ditanamkan Mengubah Sikap Anda Untuk Ikut Membantu Mengurangi GLOBAL WARMING


1. Batasi Penggunanaan Kertas

Tanamkan di pikiran anda kuat-kuat, bahwa setiap anda menggunakan selembar kertas maka anda telah menebang sebatang pohon. Oleh karena itu gunakan kertas se-efektif mungkin misalnya dengan mencetak print out bolak-balik pada setiap kertas. Bila anda nge-print sesuatu yang tidak terlalu penting, gunakanlah kertas bekas yang dibaliknya masih kosong.

2. Ganti Bola Lampu

Segera ganti bola lampu pijar anda dengan lampu neon. Lampu neon ini membutuhkan energi yang lebih sedikit dibanding lampu pijar. Ingat setiap daya daya listrik yang anda pakai maka anda turut serta menghabiskan sumber daya energi listrik yang kebanyakan berbahan bakar fosil. Bahan bakar fosil adalah bahan bakar tak terbarukan, dan dalam jangka sepuluh tahun ke depan mungkin bahan bakar jenis ini akan habis.

3. Hindari Screen Saver

Shut Down Komputer anda jika tidak akan digunakan dalam jangka lama, atau jika anda terpaksa meninggalkan komputer dalam keadaan menyala, matikan screen saver. Mengaktifkan screen saver akan memakan energi dan mengeluarkan emisi Co2. Jadi matikan screen saver anda sekarang!

4. Periksa Tekanan Ban

Setiap anda ingin bepergian janagn lupa memeriksa tekanan ban kendaraan anda. Ban yang kurang angin akan memperlambat laju kendaraan dan akhirnya akan membutuhkan bahan bakar yang lebih banyak.

5. Buka Jendela Lebar-Lebar

Di Amerika, sebagian besar dari 22,7 ton emisi CO2 berasal dari rumah. Kebanyakan emisi atau gas buang tersebut berasal dari AC, kulkas, kompor gas atau refrigerator. Unutk meminimalkannya ketika dapat mengatur termostat AC dengan suhu udara di luar ruangan. Kemudian bukalah jendela lebar-lebar karena sirkulasi udara yang terjebak dapat mengkonsumsi energi.

6. Gunakan Pupuk Organik

Pupuk yang digunakan kebanyakan petani mengandung unsur nitrogen, yang kemudian berubah menjadi N2O yang menimbulkan efek GRK (Gas Rumah Kaca) 320 kali lebih besar dari pada CO2. Jika anda hobi berkebun gunakanlah pupuk organik. Disamping aman, murah pula.

7. Tanamlah Rumpun Bambu

Pepohonan memang terbukti mampu menyerap CO2, tetapi ternyata pohon atau rumpun bambu mampu menyerap CO2 empat kali lebih banyak dari pohon-pohon lain.

8. Naik Kendaraan Umum

Saat ini jumlah kendaraan pribadi sudah teramat banyak dan bikin sumpek. Sector transportasi menyumbang sampai 14 % emisi gas rumah kaca ke atmosfer, jika kita menggunakan kendaran umum maka kita mengurangi emisi gas rumah kaca, karena dalam satu kendaraan umum bisa mengangkut puluhan orang, dan itu sangat hemat energi. Dibandingkan dengan kendaraan pribadi sperti sedan yang hanya mengangkut maksimal empat orang.

9. Kurangi Makan Daging Sapi

Betul, kurangi dari sekarang memakan daging sapi. Selain megandung kalori y ang tinggi. Daging sapi juga menyumbang emisi gas rumah kaca yang cukup signifikan. Setiap kilogaram daging sapi yang kita makan, setara dengan menyalakan bola lampu 20 watt selama 20 hari.

10. Jangan Pakai Kantong Plastik

Di beberapa Negara bagian Amerika, urusan kantong plastik bahkan sampai dibuat undang-undangnya segala. LSM peduli lingkungan mendorong pemerintah Negara setempat unutk melarang penggunaan kantong plastic sebagai kantong belanjaan. Plastik ini memang unsur yang sulit terurai, butuh 1000 tahun untuk mengurainya didalam tanah.

Efek Gas rumah kaca yang ditimbulkannya juga cukup besar. Maka beralihlah ke kantong kain, misal dari kain serat alami.

11. Membeli Produk Lokal

Produk lokal tentu tidak memerlukan jalur distribusi yang panjang dan membutuhkan banyak bahan bakar. Ini berarti mengurangi emisi CO2 yang dikeluarkan mobil-mobil pengangkutnya. Kemudian belilah produk sayuran atau buah-buahan sesuai musimnya. Ini akan menghemat biaya transportasi dan menghindari harga jual yang mahal.

12. Hidup Efisien

Apapun aktifitas manusia di bumi akan berdampak pada bumi yang kita diami ini. Pola komsumsi energi, pola lingkungan dan sebagainya. Hiduplah seefisien mungkin, gunakan sedikit energi, komsumsilah sedikit makanan, tinggalkan pola hidup konsumtif, ramahlah terhadap lingkungan, sedikit bicara lebih banyak berpikir, dan sebagainya.

13. Mengemudi Cerdas

Hindari perjalanan yang panjang dan menghabiskan waktu, bila mungkin memotong jalan lakukanlah. Kurangilah aktifitas yang menggunakan kendaraan pribadi. Jika terpaksa menggunakan kendaraan pribadi, pilihlah jalan-jalan alternative yang bebas macet dan tidak mengkonsumsi energi. Bila anda menunggu, matikan mesin sebab gas buangan tetap keluar sementara bahan bahan bakar terpakai.

14. Pakai Baju Bekas

Sekarang bukan jamannya gengsi, toh kita mati tidak membawa gengsi. Tak perlu malu memakai baju bekas atau baju warisan orang tua. Dengan mengurangi membeli pakaian baru maka anda membantu mengurangi pemakaian listrik di pabrik pakaian.

Apalagi banyak bahan kain sintetis yang mengandung minyak bumi. Bahkan katun yang berasal dari kapas ternyata mengandung pestisida.

Nah, Itu adalah beberapa tips yang dapat dilakukan untuk mencegah global warming. Lakukanlah walau tdak semuanya, tetapi berpengaruh dengan lingkungan kita sekarang. Kalau perlu di catat ya ...


Source : http://www.iniunik.web.id